Aku menginginkannya tapi sungguh kepada siapa, aku kuat bila mereka tak banyak bicara. Hanya saja sekarang ini mereka terlalu banyak bicara hingga akhirnya beginilah aku. Bukan aku tak mau, bukan karena aku gelisah melihat kisah-kisah orang terdekatku. Tapi aku hanya masih ragu perlu seperti apa dan untuk apa saja hal itu. Dan juga pada siapa? Aku bukan orang yang ingin mengisi lalu pergi begitu saja. Bagiku ini bukan hal yang mudah. Berkali-kali ku berkhayal dengan dirinya dirinya yang kudamba, tapi tak satu pun yang menjadi nyata. Sungguh ku lelah, walau sebenarnya ingin aku terbang melayang ke angkasa untuk bertemu sang mentari itu. Namun, aku belum diberi kesempatan untuk itu. Khayalan itu adalah suatu hal untuk mengobati kerinduanku, keinginanku. Tapi juga suatu racun ataupun bom yang sewaktu-waktu menghancurkan aku ! Manis entah semanis apa, pahit entah sepahit apa .........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar